Jumat, 17 Februari 2017

Aksi Heroik Pemuda Memenangkan ABM - ENNY

AKSI HEROIK PEMUDA MEMENANGKAN ABM-ENNY
Assalamu Alaikum WR.WB. & Salam Sejahtera untuk kita semua
Cerita ini hanya sebagian kecil dari perjuangan pemenangan ABM-ENNY
Singkat cerita, dalam lautan gunung di sebuah Desa ABM-ENNY menang, hal yang mencolok jika 
melihat fakta yg ada. 1 kecamatan yang terdiri dari 13 desa/kelurahan hanya ada 1 Desa yang 
memenangkan ABM-ENNY, lihat fakta selanjutnya, di desa tersebut ada seorang kepala Bidang, Bpk 
Camat sekaligus pejabat Desa sementara, sekretaris Desa dan tentunya cukup dekat dengan 
kediaman Bupati yg hanya berjarak -+700meter dan semuanya berpihak pada kandidat lain.
19.00 malam waktu mamuju, para pemuda ini berangkat menuju kampung halaman dengan tekat 
memenangkan ABM-ENNY. Berbekal dari sebuah surat yang diberikan oleh seorang tokoh pemuda 
yg juga dulunya berdominsili di tempat tersebut dan kepercayaan yang selama ini dipupuk di 
masyarakat mereka berangkat. Tetapi sebelumnya, pembaca harus tau, jalan yang akan dilewati 
bukan seperti pada umumnya yakni kiri kanan jalan ada perumahan dan lampu jalan, melainkkan 
banyak daerah yang dilewati hutan belantara. Tetapi berkat pembangunan jalan yg sudah hampir
rampung akhirnya pemuda-pemuda inipun berangkat.
21.45 malam hari waktu Mamasa tibalah di daerah hutan belantara, disitu sekeliling terlihat gelap 
gelita, awan putih yg beradah di lembah sedikit membayangi, keheningan hutan belantara dan 
bunyi-bunyi dedaunan yg ditiup angin menyejukkan hati, hanya terdengar suara motor yg mereka 
kendarai yang memecah kesunyian. Tiba-tiba mereka melihat ada 3 alat berat terparkir di pinggir 
jalan dan di salah satu alat berat tersebut ada sedikit cahaya dan cahaya itu adalah cahaya hp 
seseorang yg bertugas jaga. Krn mengenali motor yg terparkir akhirnya para pemuda ini berhenti lalu 
menyapa petugas jaga tersebut dan kebetulan itulah si penerimah surat yg dibawah dari mamuju
22.00 malam hari waktu Mamasa, dengan sedikit kata motivasi dari petugas jaga dan strategy yg 
akan dilakukan saat sampai di kampung halaman, merekapun berangkat ditengah-tengah kesunyian 
malam, termasuk petugas jaga tadi. Pembaca harus tau surat yg mereka bawah yg diberikan seorang 
tokoh pemuda di mamuju tadi, pesannya adalah mereka semua tdk boleh melihat isi surat itu, dan
amanah itu meraka pegang teguh sampai surat itu dilenyapkan.
23.03 malam hari waktu Mamasa, para pemuda inipun tiba di kampung halaman, strategy yg sudah 
dirembukkan sebelumnya mulai di aplikasikan. Suara anjjing menggonggong ikut membanyangi 
mereka saat bertebaran di rumah-kerumah mensosialisasikan pasangan calon ABM-ENNY. Pembaca 
juga harus tau kalau para pemuda ini hanya masyarakat biasa, bukan PNS ataupun pejabat-pejabat 
Negara lainnya. Dengan hati yg tulus dan sedikit kepercayaan yg telah lama dipupuk di masyarakat
mereka sosialisasi kandidat mereka dan tentu krn sdh larut malam hanya orang-orang tertentu yg 
bisa ditemui.
02.00 malam hri wkt Mamasa, akhirnya tidak ada lagi masyarakat yg bisa ditemui. Dengan sedikit 
bekal kalimat ini “ kenali lawanmu, kenali dirimi maka 100% anda akan menang” akhirnya dpt 
kesimpulan pada malam itu bahwa total perolehan suara besok kandidat mereka ABM-ENNY masi 
kalah. Tetapi ada peluang untuk menang krn jumlah suara yg diperkirakan masi abu-abu(tdk jelas 
memilih siapa) masih banyak. Kesimpulan selanjutnya adalah meraka bagi job untuk mengerjakan 
suara abu-abu tersebut.
05.20 shubuh hari setelah sholat shubuh merekapun jalan lagi sosialisasi dengan job masing-masing 
dan akhirnya perhitungan suara tepat puku 13 wkt mamasa perjuangan melewati dinginnya malam 
berbuah manis. satu-satunya Desa di Kec. Mambi ABM-ENNY menang yaitu Desa Tapalinna dengan 
perolehan selisih 20 suara.
Ini hanya sebahagian kecil dari perjuangan pemenangan ABM-ENNY tentu masi banyak yg lebih 
heroic. SALAM KEMENANGAN
Terimah kasih yg sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Tapalinna yg telah memberikan 

kemenangan Kepada PASLON ABM-ENNY

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bantuan kemanusiaan untuk warga palu, Donggala dan Sigi

Kita sebagai manusia adalah makhluk sosial, yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, olehnya itu seperti saudara-saudara kita yang berada di ...